Berawal dari sebuah keinginan
atau impian setelah membangun SD Alam untuk membuat sebuah
sistem pendidikan sebelum usia sekolah yang dikenal dengan Pendidikan Anak Usia
Dini, entah itu berbentuk TK atau daycare , maka saya beserta tim yayasan
mencoba untuk mencari-cari lokasi dan konsep bagaimana membuat daycare atau TK
yang sesuai dengan konsep alam. Prosesnya pun dimulai dengan mencoba mencari
lokasi serta biaya awal dan bulanan untuk masuk ke TK atau daycare.
Pencarian nama apa yang akan
diusung untuk “proyek” ini pun tak kalah seru, mulai dari TK Jingga, Jingga
Daycare, Jingga Junior serta usulan nama nama lainnya pun menjadi bahan diskusi
kami. Akhirnya singkat cerita nama “Little Orange” lah yang menjadi pilihan
kami. Selain lucu dan “eye catching”, nama ini juga menjadi nama pertama
“varian” Jingga yang full Bahasa Inggris :D
Well…akhirnya telah lahir “bayi baru”
yang bernama Little Orange yang nantinya akan menjadi wadah dan salah satu
puzzle dari begitu banyak puzzle sistem pendidikan di terutama untuk
pendidikan masa pra sekolah (nama sudah ada namun lom terlihat bentuknya :D )
Ok, perjalanan pun berlanjut.
Setelah menemukan nama baru untuk TK atau daycare Jingga, sekarang bergerak
kearah pencarian lokasi mana yang cocok untuk “bayi” baru ini. Mulailah kami
bergerilya untuk mencari informasi tempat atau rumah yang sekiranya cocok untuk
“bayi” yang baru lahir ini. Setelah kami mengajak juga para fasilitator untuk
mencari lokasi untuk Little Orange”, maka ada salah satu fasilitator yang
menawarkan lokasi untuk Little Orange ini
Akhirnya kita survey lokasi ini.
Sebuah rumah bertingkat dua yang walaupun posisinya didalam gang, tapi cukup
strategis untuk diakses dari manapun. Pada saat kita survey ternyata kondisi
didalam rumah tersebut juga cocok untuk konsep “Little Orange”, dari jumlah
kamar yang lumayan banyak sehingga kita bisa memvisualisasikan ruang kelas,
serta fasilitas pendukung yang memadai untuk terlaksananya konsep pendidikan
masa pra sekolah .
Proses pun berlanjut. Setelah
merasa cocok dengan lokasi maka mulailah tahap negosiasi perihal sewa menyewa
lokasi tersebut. Tak lupa pula sudah mulai me “lay out” serta membuat daftar
kebutuhan yang dibutuhkan untuk membuka TK atau daycare. Biaya pendidikan dan
pendaftaran pun sudah mulai di perhitungkan, serta membandingkan biaya
pendidikan dengan lembaga pendidikan lain yang sejenis. Kurikulum pendidikan
usia pra sekolah pun sudah mulai dikonsep dan disusun, intinya segala macam
bentuk persiapan “Little Orange” digarap disela sela kesibukan untuk tetap
menjaga agar sistem di SD dan SM tetap berjalan dan
berkembang.
Namun sebaik-baik manusia
merencanakan dan berikhtiar, Allah juga yang memberi keputusan. Ditengah-tengah
proses persiapan Little Orange ternyata proses negosiasi untuk lokasi belum
menemui kata sepakat, ibarat kata “Belum bulat air dalam pembuluh” belum bertemu
kata dengan mufakat.
But the show must go on, proses
harus tetap berlanjut, karena sekali layar terkembang pantang biduk surut
kebelakang. Walaupun secara kasat mata proses persiapan Little Orange terhenti,
namun yakinlah bahwa dihati saya dan tim Yayasan semangat itu tetap membara
untuk melanjutkan Little Orange ini, sampai nanti akhirnya tersalurkan pada
waktu yang entah kapan dan dimana lokasinya namun kami yakin akan tiba masanya
saat itu akan terjadi…soon or later….
Dan…….the journey has begins, perjalanan tetap berlanjut
Bersambung……………
o...gtu sejarahnya.
ReplyDelete