Menunggu memang melelahkan jiwa. Pangeran yang dinanti pun entah di mana gerangannya. Namun... Tidaklah sebanding artinya kalau kau gadaikan aqidah hanya karena gundah gulana
Bukankah kekanda kelak juga ada di surga? Lalu mengapa tak tunggu saja ia datang berkereta kencana bertahta emas permata?
***
Kesepian memang kadang menyakitkan, menoreh setiap senyum dan tawa, serta menciptakan riak anak sungai di sudut mata. Sedih dan pedih silih berganti kunjung mengunjungi. Pupus segala harap, melukai semua impian yang kadang memabukkan. Hingga, jiwa yang rapuh menciptakan serpihan kegelisahan yang memilukan.
Saat temaram rembulan menyuguhkan hidangan, terlintas sekelebat bayang. Disibaknya kegelapan, namun entah di mana ia berada. Kecewa, hingga guratan keresahan menyibukkan kelamnya malam. Kebisuan yang menusuk-nusuk membuat kedukaan semakin berat, bahkan menghujamkan akal dan aqidah. Air mata semakin deras tumpah, lelah, tubuh pun mencoba rebah. Namun jiwa ini lemah, bening air yang coba dibendungnya kembali menerobos kelopak mata, ke pipi, hingga membasahi sarung bantal dan kapuk di dalamnya.
Cinta...Entah berapa banyak pahlawan yang tercipta karenanya, namun cinta juga kadang melahirkan para pecundang. Ia laksana kobaran api yang berasal dari setitik bara, menyuluh, namun dapat pula membakar. Impian karena cinta membuat hati dan raga terselimuti bahagia, memompa harapan yang keluar masuk melalui butiran darah.
Mengharapkan belahan jiwa yang siap mendampingi saat tawa dan air mata, hingga terbentang siluet istimewanya seorang wanita yang telah menikah, mengandung, dan melahirkan si kecil dengan selimut kasih sayang, penuh luapan cinta.Namun, impian berbeda dengan kenyataan. Sepi semakin menggerogoti hari, sendiri dan masih saja sendiri.
Duhai belahan hati, entah di mana kekanda bersembunyi.Cinta dan impian untuk membentuk sebuah keluarga memang begitu indah. Namun tatkala ia belum menyapa janganlah membuat gundah dan resah, bahkan merubah pandangan terhadap Sang Pemilik Cinta.
Kegelisahan jangan pula membuatmu menggadaikan aqidah, karena sungguh itu adalah harta yang tak ternilai harganya.Tak ada yang dapat membelinya, apalagi dengan basa-basi cinta yang menyelubungi halleluyah.
Cinta yang membara tak akan dapat menghapus ketentuan Allah Subhanahu wa Ta'ala, "Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu'min) sebelum mereka beriman..." [Al Baqarah: 221].
Cinta akan membentuk sebuah keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah karena kesamaan iman dan aqidah, dalam naungan ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jangan biarkan sedikitpun celah hatimu terbuka dengan cinta berselubung halleluyah, karena cinta seperti itu akan meranggas aqidah.
Pernikahan dengan keyakinan yang berbeda, tak akan melahirkan ketenteraman jiwa, karena ia adalah zina. Kelak, dapatkah engkau menjawab saat anakmu bertanya mengapa ayah selalu pergi setiap hari Minggu, sedangkan dirimu rukuk dan sujud? Bisakah engkau menjelaskan saat anak laki-lakimu bertanya, mengapa ayah tidak menghadiri sholat Jum'at padahal dirimu berbicara panjang lebar tentang kewajiban menunaikannya? Atau, mengapa ayah tidak mengucapkan bismillah tapi atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus? Juga, mengapa Tuhannya ayah ada 3 sedangkan dirimu selalu mengucapkan ahad... ahad... ahad...?
Mampukah engkau menjelaskan semua itu dan banyak pertanyaan lagi dari buah hatimu? Bahkan, sanggupkah engkau menahan murkanya Allah Subhanahu wa Ta'ala?Duhai jiwa yang lelah...Saat tanya beruntun mengetuk jiwa, di manakah gerangan kekanda berada, kembalilah kepada Sang Pemilik Rahasia. Lantunkan munajat dan do'a, mohon tetapkan iman untuk selalu terhatur kepadaNya. Jadikan hati ini selalu ikhlas serta rela atas setiap keputusan.
As'alukallahummar ridha ba'dal qadha, wa burdal 'iisyi ba'dal maut, wa ladzdzatan nazhori ila wajhika, wa syauqon ila liqaa'ika. Ya Allah, aku mohon kerelaan atas setiap keputusanMu, kesejukan setelah kematian, dan kelezatan memandang wajahMu serta kerinduan berjumpa denganMu.
Mohonkan juga kepadaNya, agar Ia menguatkan niat dan azzam kepada lelaki yang belum menikah untuk segera menyempurnakan setengah agama, sehingga dirimu serta pasangan jiwa tercinta dapat bersama membangun sebuah istana kecil nan indah dalam naungan ridho-Nya.Sabar dan besarkan jiwa.
Kalaulah Allah Subhanahu wa Ta'ala menakdirkan dirimu sebagai lajang di dunia fana, yakinlah di surga ada kekanda yang setia menunggu hingga saatnya tiba. Kuatkan hati, tegar dan selalu tegar, karena dirimu memiliki harta yang tak ternilai harganya, ialah aqidah.WaLlahua'lam bi shawab.
Tuesday, 19 April 2005
wanita...
Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tu! mbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.
Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mere! ka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tu! mbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.
Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mere! ka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
kala cinta bersemi
Kala Cinta Bersemi
Di mana aja, kapan aja, dan siapa aja dijamin nggak akan bisa lolos dari serangan virus yang satu ini. Bukan DBD, Flu Bu-rung, atau Worm. Tapi virus yang kekuatannya bisa bikin sang pejuang mati-matian ngapalin lagu melankolis First Love -nya Nika Costa atau Shoulder to Cry On -nya Tommy Page. Meski nilai bahasa Inggris di raportnya delapan ngakak alias 3! Pede banget kan?
Yup. Virus yang dikenal dengan julukan virus merah jambu (VMJ) pembangkit rasa cinta ini kagak ada matinya. Malah mungkin kita berharap nggak mati-mati. Coz , hidup kita bakal terasa garing bin monoton tanpa kehadiran cinta. Baik cinta kepada yang Maha Pencipta maupun kepada lawan jenis. Ali bin Abdah berkata, “tak mungkin seseorang menghindar dari cinta, kecuali orang yang kasar perangainya, kurang waras, atau tidak mempunyai gairah.” Maka berbahagialah orang-orang yang masih bisa mencintai dan dicintai. Ciee….Aa Gym banget neh!
Bener sobat, nggak lengkap rasanya jadi manusia kalo kita nggak bisa mencintai dan dicintai. Karena ini fitrah. Jadi wajar aja kalo virus ini merajalela mencari mangsa di setiap kesempatan. Maka di kalangan selebritis dikenal istilah ‘cilok' alias cinta lokasi. Sebutan untuk pasangan seleb yang terlibat jalinan asmara karena sering ketemu di lokasi syuting. Ssttt….jangan bilang-bilang ya. Ternyata di kalangan aktivis dakwah juga ada ‘cilok' lho. Hah?! Masa' sih? Beneran. Cuma di kalangan jilbaber en jenggot simpatik ini, ‘cilok' berubah menjadi ‘CBSA'. Mentang-mentang mayoritas pelajar. Do you know CBSA? Ini nih: Cinta Bersemi Saat Aktif . (ehm..ehm..KLBK euy!)
Tapi jangan salah, meski ‘Cilok' dan ‘CBSA' sama-sama mengandung unsur cinta, tapi keduanya tetep beda. Kalo ‘CBSA', lebih terjaga dari kontaminasi. Sementara ‘cilok' lebih kepada cinta yang ternodai. Ups! So, kalo kamu pengen tahu lebih banyak tentang CBSA, kamu bisa tanya guru SD masing-masing. Tapi, kalo penasaran ama ‘CBSA', kamu dah bener kalo baca Studia kali ini. Yuuuuk!
Romantika aktivis dakwah
Sobat muda muslim, kalo mengamati pergaulan para aktivis dakwah mungkin ada beberapa pertanyaan yang mampir di benak kita. Apalagi keseharian mereka yang gaul ama sesamanya. Cewek ama cewek. Cowok ama cowok. Kesannya antilawan jenis banget. Apa mereka steril dari rasa cinta? Apa yang ada dalam benak mereka cuma dakwah doang? Apa menjadi aktivis dakwah kudu punya antivirus untuk menghadang VMJ? Apa-apanya dong…eh, kok jadi lagu sih? Nggak usah dibikin pusing, sampe nyanyiin lagu Nek Titik Puspa gitu.
Para aktivis dakwah itu sama aja kayak kita. Sejenis manusia yang punya rasa cinta. Cuma bedanya, mereka nggak show of forces untuk urusan ini. Apalagi sampe deklarasi segala di acara reality show Katakan Cinta atau Playboy Kabel . Nggak lah yauw. Mereka punya prinsip yang bagi sebagian orang terdengar ‘aneh' dalam hal pengungkapan rasa cinta. Anti-pacaran en nggak phobi ama nikah dini. Catet ya! Nah, masalah-nya, kita sering bertanya-tanya, gimana mung-kin bisa terjalin rasa cinta di antara mere-ka kalo mereka sendiri anti-gaul bebas. Bukankah gaul bebas itu terbukti menjadi media subur untuk memupuk rasa cinta kepada lawan jenis? Eit, jangan salah. Nggak gaul bebas bukan berarti nggak berinteraksi dengan lawan jenis. Emangnya penghuni dunia dakwah cuma satu jenis? Tetep, aktivitas dakwah juga meng-haruskan mereka berhubungan dengan lawan jenis. Apalagi yang tergabung dalam sebuah organisasi. Kudu ada konsolidasi dakwah. Inget-inget tuh!
Sebagai aktivis dakwah, tentu konsolidasi itu mengharuskan pihak ikhwan (muslim) menjalin kerjasama dengan para anggota ‘diva' alias divisi akhwat (muslimah). Saling tukar informasi. Rapat bulanan untuk evaluasi kinerja dakwah sekaligus planning untuk masa mendatang. Sampe tergabung dalam kepani-tiaan acara. Dan nggak mungkin kegiatan kayak di atas dilakukan tanpa adanya pertemuan. Walau mungkin rapat bisa aja pake fasilitas teleconference . Tapi itu pasti bakal menyedot banyak biaya. Bisa-bisa acaranya nggak jadi digelar gara-gara nggak ada biaya. Berabe kan?
Nah, dari seringnya pertemuan itulah bisa menyita perhatian khusus antar aktivis. Meski nggak terungkap, VMJ tengah mengamati mangsa yang hendak diburu. Satu sama lain saling menyimpan rasa kagum. Dari sinilah tumbuh perasaan simpati, empati, yang seterusnya bisa bikin jatuh hati. Walau hanya tersimpan rapi dalam diary atau menghiasi relung hati. Intinya, malu-malu tapi mau! Proses tumbuh dan mewabahnya VMJ di kalangan aktivis, nggak jauh beda dengan ‘cilok' ala seleb. Cinta bersemi saat aktif dalam dakwah.
Makanya kita nggak usah ragu bin worried untuk jadi seorang aktivis dakwah. Pergaulan mereka yang terkesan anti-lawan jenis, hanya salah satu cara buat nunjukkin kalo Islam juga punya aturan maen dalam pergaulan. Justru kita kudu bangga jadi aktivis. Karena untuk urusan jodoh, Allah bakal ngasih pasangan hidup yang ‘qualified' buat para aktivis pengemban dakwah yang istiqomah. Firman Allah Swt: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang (baik) pula.” (QS an-Nûr [24]: 26)
Di mana aja, kapan aja, dan siapa aja dijamin nggak akan bisa lolos dari serangan virus yang satu ini. Bukan DBD, Flu Bu-rung, atau Worm. Tapi virus yang kekuatannya bisa bikin sang pejuang mati-matian ngapalin lagu melankolis First Love -nya Nika Costa atau Shoulder to Cry On -nya Tommy Page. Meski nilai bahasa Inggris di raportnya delapan ngakak alias 3! Pede banget kan?
Yup. Virus yang dikenal dengan julukan virus merah jambu (VMJ) pembangkit rasa cinta ini kagak ada matinya. Malah mungkin kita berharap nggak mati-mati. Coz , hidup kita bakal terasa garing bin monoton tanpa kehadiran cinta. Baik cinta kepada yang Maha Pencipta maupun kepada lawan jenis. Ali bin Abdah berkata, “tak mungkin seseorang menghindar dari cinta, kecuali orang yang kasar perangainya, kurang waras, atau tidak mempunyai gairah.” Maka berbahagialah orang-orang yang masih bisa mencintai dan dicintai. Ciee….Aa Gym banget neh!
Bener sobat, nggak lengkap rasanya jadi manusia kalo kita nggak bisa mencintai dan dicintai. Karena ini fitrah. Jadi wajar aja kalo virus ini merajalela mencari mangsa di setiap kesempatan. Maka di kalangan selebritis dikenal istilah ‘cilok' alias cinta lokasi. Sebutan untuk pasangan seleb yang terlibat jalinan asmara karena sering ketemu di lokasi syuting. Ssttt….jangan bilang-bilang ya. Ternyata di kalangan aktivis dakwah juga ada ‘cilok' lho. Hah?! Masa' sih? Beneran. Cuma di kalangan jilbaber en jenggot simpatik ini, ‘cilok' berubah menjadi ‘CBSA'. Mentang-mentang mayoritas pelajar. Do you know CBSA? Ini nih: Cinta Bersemi Saat Aktif . (ehm..ehm..KLBK euy!)
Tapi jangan salah, meski ‘Cilok' dan ‘CBSA' sama-sama mengandung unsur cinta, tapi keduanya tetep beda. Kalo ‘CBSA', lebih terjaga dari kontaminasi. Sementara ‘cilok' lebih kepada cinta yang ternodai. Ups! So, kalo kamu pengen tahu lebih banyak tentang CBSA, kamu bisa tanya guru SD masing-masing. Tapi, kalo penasaran ama ‘CBSA', kamu dah bener kalo baca Studia kali ini. Yuuuuk!
Romantika aktivis dakwah
Sobat muda muslim, kalo mengamati pergaulan para aktivis dakwah mungkin ada beberapa pertanyaan yang mampir di benak kita. Apalagi keseharian mereka yang gaul ama sesamanya. Cewek ama cewek. Cowok ama cowok. Kesannya antilawan jenis banget. Apa mereka steril dari rasa cinta? Apa yang ada dalam benak mereka cuma dakwah doang? Apa menjadi aktivis dakwah kudu punya antivirus untuk menghadang VMJ? Apa-apanya dong…eh, kok jadi lagu sih? Nggak usah dibikin pusing, sampe nyanyiin lagu Nek Titik Puspa gitu.
Para aktivis dakwah itu sama aja kayak kita. Sejenis manusia yang punya rasa cinta. Cuma bedanya, mereka nggak show of forces untuk urusan ini. Apalagi sampe deklarasi segala di acara reality show Katakan Cinta atau Playboy Kabel . Nggak lah yauw. Mereka punya prinsip yang bagi sebagian orang terdengar ‘aneh' dalam hal pengungkapan rasa cinta. Anti-pacaran en nggak phobi ama nikah dini. Catet ya! Nah, masalah-nya, kita sering bertanya-tanya, gimana mung-kin bisa terjalin rasa cinta di antara mere-ka kalo mereka sendiri anti-gaul bebas. Bukankah gaul bebas itu terbukti menjadi media subur untuk memupuk rasa cinta kepada lawan jenis? Eit, jangan salah. Nggak gaul bebas bukan berarti nggak berinteraksi dengan lawan jenis. Emangnya penghuni dunia dakwah cuma satu jenis? Tetep, aktivitas dakwah juga meng-haruskan mereka berhubungan dengan lawan jenis. Apalagi yang tergabung dalam sebuah organisasi. Kudu ada konsolidasi dakwah. Inget-inget tuh!
Sebagai aktivis dakwah, tentu konsolidasi itu mengharuskan pihak ikhwan (muslim) menjalin kerjasama dengan para anggota ‘diva' alias divisi akhwat (muslimah). Saling tukar informasi. Rapat bulanan untuk evaluasi kinerja dakwah sekaligus planning untuk masa mendatang. Sampe tergabung dalam kepani-tiaan acara. Dan nggak mungkin kegiatan kayak di atas dilakukan tanpa adanya pertemuan. Walau mungkin rapat bisa aja pake fasilitas teleconference . Tapi itu pasti bakal menyedot banyak biaya. Bisa-bisa acaranya nggak jadi digelar gara-gara nggak ada biaya. Berabe kan?
Nah, dari seringnya pertemuan itulah bisa menyita perhatian khusus antar aktivis. Meski nggak terungkap, VMJ tengah mengamati mangsa yang hendak diburu. Satu sama lain saling menyimpan rasa kagum. Dari sinilah tumbuh perasaan simpati, empati, yang seterusnya bisa bikin jatuh hati. Walau hanya tersimpan rapi dalam diary atau menghiasi relung hati. Intinya, malu-malu tapi mau! Proses tumbuh dan mewabahnya VMJ di kalangan aktivis, nggak jauh beda dengan ‘cilok' ala seleb. Cinta bersemi saat aktif dalam dakwah.
Makanya kita nggak usah ragu bin worried untuk jadi seorang aktivis dakwah. Pergaulan mereka yang terkesan anti-lawan jenis, hanya salah satu cara buat nunjukkin kalo Islam juga punya aturan maen dalam pergaulan. Justru kita kudu bangga jadi aktivis. Karena untuk urusan jodoh, Allah bakal ngasih pasangan hidup yang ‘qualified' buat para aktivis pengemban dakwah yang istiqomah. Firman Allah Swt: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang (baik) pula.” (QS an-Nûr [24]: 26)
Wednesday, 13 April 2005
ikhwan
IKHWAN
Ikhwan..
akrab dengan baju koko berlengan panjang..
berjanggut tipis selapis,
berbaris...eeiiitss!.. jangan pesimis...!
Ikhwan..
lagak bicara, sopan tentunya..
pandangan mata InsyaAllah terjaga..
kalau disapa, senyuman hiasannya..
nebelin muka bila bercanda (?)
..O...itu sudah biasa!..
tapi...antar ikhwan saja!..
Ikhwan..
rajin ke masjid meski di siang bolong..
agenda kerja, Alhamdulillah belum pernah kosong..
tapi jangan ketawa dengar perutnya keroncong..
memang terbatas sih, dana di kantong...
Ikhwan..
penuh semangat menggebu-gebu..
segudang kegiatan InsyaAllah terpegang s'lalu..
urusan jaga hati-emosi, O... itu nomor satu!
dimana berada, tugas pasti menunggu..
semoga ikhlas kan slalu memandu..
asik juga sih, bisa tenar dengan begitu..
tapi...tetap TAWADHU'..
untuk tilawah dan hafalan, selalu ada waktu!..
Ikhwan..
paling enak buat dimintai tolong..
kerjanya kilat dan nggak banyak 'cing-cong'..
tapi terkadang geraknya mesti di dorong-dorong..
waktu untuk makan katanya tidak boleh dipotong...
Duh..duh..ikhwan...
seringkali bikin heran..
kenapa kok doyan sekali makan..
padahal jarang-jarang ada kesempatan..
apalagi kalau musim ujian..
bisa-bisa begadang semalaman..ya..
tentunya tanpa makan..
Ikhwan..
tegas,tegar,pendirian dan berazzam kukuh..
pada saatnya, bisa jadi gampang luluh..
pikirannya tajam, tak suka mengeluh..
tak mudah gentar, tak juga rapuh..
tawazun dalam khouf dan roja'...? InsyaAllah tentu , atuh!!..
Ikhwan..
juga punya perasaan lembut halus..
wajahnya pancarkan ketenangan dan bukan tandus..
penuh ukuwah dan kasih sayang tulus..
pun ikhwan menangis karenaNya khusus!
Ikhwan..
juga manusia biasa..
kadang tertipu, kadang terlena..
kadang terjebak hal-hal yang fana..
kadang tak tahu harus bagaimana..
kalau sudah begini, mau salahkan siapa?
..ya Ikhwannya..
Tapi ikhwan..
BUKAN sembarangan!..
iman di dada jadi pegangan..
bertemu musuh pantang mundur ke belakang..
kendati nyawa jadi taruhan..
demi tegaknya Kalimatullahi-hiyal'Ulya di bumi Ar-Rahman..
Apapun kan dipersembahkan..
sbagai tanda cinta pada Tuhan..
disertai niat suci penuh keikhlasan..
menuju JanjiNya yang tiada pernah kan lekang..
menggapai cintaNya yang tiada pernah kan terbilang..
hingga Rahmat KESYAHIDAN datang menjelang ..
menutup petang...dalam bahagia yang panjang..
hmmm........
Ikhwan..
akrab dengan baju koko berlengan panjang..
berjanggut tipis selapis,
berbaris...eeiiitss!.. jangan pesimis...!
Ikhwan..
lagak bicara, sopan tentunya..
pandangan mata InsyaAllah terjaga..
kalau disapa, senyuman hiasannya..
nebelin muka bila bercanda (?)
..O...itu sudah biasa!..
tapi...antar ikhwan saja!..
Ikhwan..
rajin ke masjid meski di siang bolong..
agenda kerja, Alhamdulillah belum pernah kosong..
tapi jangan ketawa dengar perutnya keroncong..
memang terbatas sih, dana di kantong...
Ikhwan..
penuh semangat menggebu-gebu..
segudang kegiatan InsyaAllah terpegang s'lalu..
urusan jaga hati-emosi, O... itu nomor satu!
dimana berada, tugas pasti menunggu..
semoga ikhlas kan slalu memandu..
asik juga sih, bisa tenar dengan begitu..
tapi...tetap TAWADHU'..
untuk tilawah dan hafalan, selalu ada waktu!..
Ikhwan..
paling enak buat dimintai tolong..
kerjanya kilat dan nggak banyak 'cing-cong'..
tapi terkadang geraknya mesti di dorong-dorong..
waktu untuk makan katanya tidak boleh dipotong...
Duh..duh..ikhwan...
seringkali bikin heran..
kenapa kok doyan sekali makan..
padahal jarang-jarang ada kesempatan..
apalagi kalau musim ujian..
bisa-bisa begadang semalaman..ya..
tentunya tanpa makan..
Ikhwan..
tegas,tegar,pendirian dan berazzam kukuh..
pada saatnya, bisa jadi gampang luluh..
pikirannya tajam, tak suka mengeluh..
tak mudah gentar, tak juga rapuh..
tawazun dalam khouf dan roja'...? InsyaAllah tentu , atuh!!..
Ikhwan..
juga punya perasaan lembut halus..
wajahnya pancarkan ketenangan dan bukan tandus..
penuh ukuwah dan kasih sayang tulus..
pun ikhwan menangis karenaNya khusus!
Ikhwan..
juga manusia biasa..
kadang tertipu, kadang terlena..
kadang terjebak hal-hal yang fana..
kadang tak tahu harus bagaimana..
kalau sudah begini, mau salahkan siapa?
..ya Ikhwannya..
Tapi ikhwan..
BUKAN sembarangan!..
iman di dada jadi pegangan..
bertemu musuh pantang mundur ke belakang..
kendati nyawa jadi taruhan..
demi tegaknya Kalimatullahi-hiyal'Ulya di bumi Ar-Rahman..
Apapun kan dipersembahkan..
sbagai tanda cinta pada Tuhan..
disertai niat suci penuh keikhlasan..
menuju JanjiNya yang tiada pernah kan lekang..
menggapai cintaNya yang tiada pernah kan terbilang..
hingga Rahmat KESYAHIDAN datang menjelang ..
menutup petang...dalam bahagia yang panjang..
hmmm........
Wednesday, 6 April 2005
interaksi ikhwan akhwat
| Hudzaifah.org - "Dia ikhwan ya? Tapi kok kalau bicara sama akhwat dekat sekali???," tanya seorang akhwat kepada temannya karena ia sering melihat seorang aktivis rohis yang bila berbicara dengan lawan jenis, sangat dekat posisi tubuhnya."Mbak, akhwat yang itu sudah menikah? Kok akrab sekali sama ikhwan itu?,"tanya sang mad'u kepada murabbinya karena ia sering melihat dua aktivis rohis itu kemana-mana selalu bersama sehingga terlihat seperti pasangan yang sudah menikah."Duh? ngeri, lihat itu? ikhwan-akhwat berbicaranya sangat dekat??," ujar seorang akhwat kepada juniornya, dengan wajah resah, ketika melihatikhwan-akhwat di depan masjid yang tak jauh beda seperti orang berpacaran."Si fulan itu ikhwan bukan yah? Kok kelakuannya begitu sama akhwat?," tanya seorang akhwat penuh keheranan. Demikianlah kejadian yang sering dipertanyakan. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat masih saja terjadi dan hal itu bisa disebabkan karena: 1. Belum mengetahui batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat. 2. Sudah mengetahui, namun belum memahami. 3. Sudah mengetahui namun tidak mau mengamalkan. 4. Sudah mengetahui dan memahami, namun tergelincir karena lalai. Dan bisa jadi kejadian itu disebabkan karena kita masih sibuk menghiasi penampilan luar kita dengan jilbab lebar warna warni atau dengan berjanggut dan celana mengatung, namun kita lupa menghiasi akhlak. Kita sibuk berhiaskan simbol-simbol Islam namun lupa substansi Islam. Kita berkutat menghafal materi Islam namun tidak fokus pada tataran pemahaman dan amal. Sesungguhnya panggilan 'ikhwan' dan 'akhwat' adalah panggilan persaudaraan.'Ikhwan' artinya adalah saudara laki-laki, dan 'akhwat' adalah saudara perempuan. Namun di ruang lingkup aktivis rohis, ada dikhotomi bahwa gelar itu ditujukan untuk orang-orang yang berjuang menegakkan agama-Nya, yang islamnya shahih, syamil, lurus fikrahnya dan akhlaknya baik. Atau bisa dikonotasikan dengan jamaah. Maka tidak heran bila terkadang dipertanyakan ke-'ikhwanan'-nya atau ke-'akhwatan'-nya bila belum bisa menjaga batas-batas pergaulan (hijab) ikhwan-akhwat. Aktivis sekuler tak lagi segan Seorang ustadz bercerita bahwa ada aktivis sekuler yang berkata kepadanya,"Ustadz, dulu saya salut pada orang-orang rohis karena bisa menjaga pergaulan ikhwan-akhwat, namun kini mereka sama saja dengan kami. Kami jadi tak segan lagi. "Ungkapan aktivis sekuler di atas dapat menohok kita selaku jundi-jundi yang ingin memperjuangkan agama-Nya. Menjaga pergaulan dengan lawan jenis memang bukanlah hal yang mudah karena fitrah laki-laki adalah mencintai wanita dan demikian pula sebaliknya. Hanya dengan keimanan yang kokoh dan mujahadah sajalah yang membuat seseorang dapat istiqomah menjaga batas-batas ini. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat Berikut ini adalah pelanggaran-pelanggaran yang masih sering terjadi: 1. Pulang Berdua Usai rapat acara rohis, karena pulang ke arah yang sama maka akhwat pulang bersama di mobil ikhwan. Berdua saja. Dan musik yang diputar masih lagudari Peterpan pula ataupun lagu-lagu cinta lainnya. 2. Rapat Berhadap-Hadapan Rapat dengan posisi berhadap-hadapan seperti ini sangatlah 'cair' dan rentan akan timbulnya ikhtilath. Alangkah baiknya - bila belum mampu menggunakan hijab - dibuat jarak yang cukup antara ikhwan dan akhwat. 3. Tidak Menundukkan Pandangan (Gadhul Bashar) Bukankah ada pepatah yang mengatakan, "Dari mana datangnya cinta? Dari mataturun ke hati". Maka jangan kita ikuti seruan yang mengatakan, "Ah, tidakperlu gadhul bashar, yang penting kan jaga hati!" Namun, tentu aplikasinya tidak harus dengan cara selalu menunduk ke tanah sampai-sampai menabrakdinding. Mungkin dapat disiasati dengan melihat ujung-ujung jilbab atau mata semu/samping. 4. Duduk/ Jalan Berduaan Duduk berdua di taman kampus untuk berdiskusi Islam (mungkin). Namun apapun alasannya, bukankah masyarakat kampus tidak ambil pusing dengan apa yang sedang didiskusikan karena yang terlihat di mata mereka adalah aktivis berduaan, titik. Maka menutup pintu fitnah ini adalah langkah terbaik kita. 5. "Men-tek" Untuk Menikah" Bagaimana, ukh? Tapi nikahnya tiga tahun lagi. Habis, ana takut antum diambil orang." Sang ikhwan belum lulus kuliah sehingga 'men-tek' seorang akhwat untuk menikah karena takut kehilangan, padahal tak jelas juga kapan akan menikahnya. Hal ini sangatlah riskan. 6. Telfon Tidak Urgen Menelfon dan mengobrol tak tentu arah, yang tak ada nilai urgensinya. 7. SMS Tidak Urgen Saling berdialog via SMS mengenai hal-hal yang tak ada kaitannya dengan da'wah, sampai-sampai pulsa habis sebelum waktunya. 8. Berbicara Mendayu-Dayu "Deuu si akhiii, antum bisa aja deh?.." ucap sang akhwat kepada seorang ikhwan sambil tertawa kecil dan terdengar sedikit manja. 9. Bahasa Yang Akrab Via SMS, via kertas, via fax, via email ataupun via YM. Message yang disampaikan begitu akrabnya, "Oke deh Pak fulan, nyang penting rapatnya lancar khaaan. Kalau begitchu.., ngga usah ditunda lagi yah, otre deh :)."Meskipun sudah sering beraktivitas bersama, namun ikhwan-akhwat tetaplah bukan sepasang suami isteri yang bisa mengakrabkan diri dengan bebasnya.Walau ini hanya bahasa tulisan, namun dapat membekas di hati si penerimaataupun si pengirim sendiri. 10. Curhat "Duh, bagaimana ya?., ane bingung nih, banyak masalah begini ? dan begitu,akh?." Curhat berduaan akan menimbulkan kedekatan, lalu ikatan hati,kemudian dapat menimbulkan permainan hati yang bisa menganggu tribulasida'wah. Apatah lagi bila yang dicurhatkan tidak ada sangkut pautnya dengan da'wah. 11 Yahoo Messenger/Chatting Yang Tidak Urgen YM termasuk fasilitas. Tidaklah berdosa bila ingin menyampaikan hal-hal penting di sini. Namun menjadi bermasalah bila topik pembicaraan melebar kemana-mana dan tidak fokus pada da'wah karena khalwat virtual bisa saja terjadi. 12. Bercanda ikhwan-akhwat "Biasa aza lagi, ukhtiii? hehehehe," ujar seorang ikhwan sambil tertawa.Bahkan mungkin karena terlalu banyak syetan di sekeliling, sang akhwat hampir saja mencubit lengan sang ikhwan. Dalil untuk nomor 1-5: a. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan."(HR.Ahmad) b. Allah SWT berfirman, "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,'Hendaknya mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya??"(QS.24: 30) c. Allah SWT berfirman, "Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya??" (QS.24: 31) d. Rasulullah SAW bersabda, "Pandangan mata adalah salah satu daripanah-panah iblis, barangsiapa menundukkannya karena Allah, maka akandirasakan manisnya iman dalam hatinya." e. Rasulullah saw. Bersabda, "Wahai Ali, janganlah engkau ikuti pandangan yang satu dengan pandangan yang lain. Engkau hanya boleh melakukanpandangan yang pertama, sedang pandangan yang kedua adalah resiko bagimu."(HR Ahmad) Dalil untuk nomor 6-12 :"... Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit di dalam hatinya..." (Al Ahzab: 32) Penutup Di dalam Islam, pergaulan laki-laki dan perempuan sangatlah dijaga.Kewajiban berjillbab, menundukkan pandangan, tidak khalwat (berduaan),tidak ikhtilath (bercampur baur), tidak tunduk dalam berbicara(mendayu-dayu) dan dorongan Islam untuk segera menikah, itu semua adalah penjagaan tatanan kehidupan sosial muslim agar terjaga kehormatan dan kemuliaannya. Kehormatan seorang muslim sangatlah dipelihara di dalam Islam,sampai-sampai untuk mendekati zinanya saja sudah dilarang. "Dan janganlahkamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang kejidan suatu jalan yang buruk." (QS. Al Isra:32). Pelanggaran di atas dapat dikategorikan kepada hal-hal yang mendekati zina karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan mengarah pada zina yang sesungguhnya, na'udzubillah. Maka, bersama-sama kita saling menjaga pergaulan ikhwan-akhwat. Wahai akhwat?., jagalah para ikhwan. Dan wahai ikhwan?., jagalah para akhwat. Jagalah agar tidak terjerumus ke dalam kategori mendekati zina. "Ya Rabbi?, istiqomahkanlah kami di jalan-Mu. Jangan sampai kami tergelincir ataupun terkena debu-debu yang dapat mengotori perjuangan kamidi jalan-Mu, yang jika saja Engkau tak tampakkan kesalahan-kesalahan itupada kami sekarang, niscaya kami tak menyadari kesalahan itu selamanya.Ampunilah kami ya Allah?? Tolonglah kami membersihkannya hingga dapat bercahaya kembali cermin hati kami. Kabulkanlah ya Allah? "By: Ayat Al Akrash |
Subscribe to:
Comments (Atom)