ada yang menarik di sela sela kejadian kemarin...
dua pemandangan yang....kalo saya lihat sangat bertolak belakang...
pemandangan pertama....ratusan bahkan ribuan mahasiswa berunjuk rasa di sekitar kebun raya bogor tempat dilangsungkannya pertemuan antara tamu negara dengan "yang punya" negara....
pemandangan kedua....unjuk otot...antara 2 fakultas disebuah Universitas Negeri dikawasan timur bumi Indonesia tercinta ini...
untuk yang pertama....mereka memperjuangkan "eksistensi" negara indonesia agar tidak mudah untuk "diperbudak" oleh "tamu negara"
untuk yang kedua...saya ngga mengerti..eksistensi apakah yang mereka perjuangkan.....apakah eksistensi sebagai sebuah fakultas terbaik...atau eksistensi sebagai fakultas ter"konyol"
untuk yang pemandangan pertama...mungkin kita sepakat...bahwa itulah "pekerjaan" sampingan sebagai seorang mahasiswa....suatu masa dimana pada saat itu idealisme dikumandangkan...terlepas nanti apakah idealisme tersebut akan bertahan pasca dunia mahasiswa....
untuk pemandangan kedua....saya pikir kita akan tidak sepakat kalo ajang unjuk otot adalah "pekerjaan" sampingan mahasiswa.....
cuma...saya coba menyoroti kenapa untuk pemandangan yang kedua ini..intensitasnya hampir sama atau malah lebih "blow up" beritanya dibandingkan dengan pemandangan yang pertama...
tarolah contoh...di jakarta, ada beberapa kampus yang gemar sekali dengan hal hal seperti ini....entah itu disalemba.....entah itu di lenteng agung.....entah itu ada dimana...
yang jelas....saya ngga habis pikir....apakah tidak ada korelasi antara pendidikan dengan kedewasaan seseorang untuk menyelesaikan sebuah masalah?
apakah tidak ada lagi ruang komunikasi antara 2 "pihak" yang memperjuangkan...entah eksistensi apa?
ditengah berita positif tentang 4 kampus besar di Indonesia masuk kedalam peringkat antara 1-502 di dunia...ternyata..masih banyak juga "kisah kisah kelam" dunia perguruan tinggi kita...
ah...mudah mudahan..para mahasiswa itu bisa menyadari...bahwa unjuk otot itu hanyalah sebuah contoh dari peradaban paleolithikum.....
dua pemandangan yang....kalo saya lihat sangat bertolak belakang...
pemandangan pertama....ratusan bahkan ribuan mahasiswa berunjuk rasa di sekitar kebun raya bogor tempat dilangsungkannya pertemuan antara tamu negara dengan "yang punya" negara....
pemandangan kedua....unjuk otot...antara 2 fakultas disebuah Universitas Negeri dikawasan timur bumi Indonesia tercinta ini...
untuk yang pertama....mereka memperjuangkan "eksistensi" negara indonesia agar tidak mudah untuk "diperbudak" oleh "tamu negara"
untuk yang kedua...saya ngga mengerti..eksistensi apakah yang mereka perjuangkan.....apakah eksistensi sebagai sebuah fakultas terbaik...atau eksistensi sebagai fakultas ter"konyol"
untuk yang pemandangan pertama...mungkin kita sepakat...bahwa itulah "pekerjaan" sampingan sebagai seorang mahasiswa....suatu masa dimana pada saat itu idealisme dikumandangkan...terlepas nanti apakah idealisme tersebut akan bertahan pasca dunia mahasiswa....
untuk pemandangan kedua....saya pikir kita akan tidak sepakat kalo ajang unjuk otot adalah "pekerjaan" sampingan mahasiswa.....
cuma...saya coba menyoroti kenapa untuk pemandangan yang kedua ini..intensitasnya hampir sama atau malah lebih "blow up" beritanya dibandingkan dengan pemandangan yang pertama...
tarolah contoh...di jakarta, ada beberapa kampus yang gemar sekali dengan hal hal seperti ini....entah itu disalemba.....entah itu di lenteng agung.....entah itu ada dimana...
yang jelas....saya ngga habis pikir....apakah tidak ada korelasi antara pendidikan dengan kedewasaan seseorang untuk menyelesaikan sebuah masalah?
apakah tidak ada lagi ruang komunikasi antara 2 "pihak" yang memperjuangkan...entah eksistensi apa?
ditengah berita positif tentang 4 kampus besar di Indonesia masuk kedalam peringkat antara 1-502 di dunia...ternyata..masih banyak juga "kisah kisah kelam" dunia perguruan tinggi kita...
ah...mudah mudahan..para mahasiswa itu bisa menyadari...bahwa unjuk otot itu hanyalah sebuah contoh dari peradaban paleolithikum.....
powered by performancing firefox
No comments:
Post a Comment